Rabu, 29 Desember 2010

Love story of former my president :')


kalian pasti tau mantan Presiden kita pak BJ Habibie? ya, kalian pasti juga tau Almh. Ibu Ainun bukan?

Menyaksikan salah satu acara televisi, yang tengah mewawancarai BJ Habibie tentang buku yang diselesaikannya November lalu, saya sangat kagum dengan beliau. Beliau, mantan presiden ke-3 Indonesia yang sangat mengagungkan cinta untuk istrinya tercinta.
Habibie & Ainun, begitu judul buku tersebut mengisahkan perjalanan cinta Habibie dan Ainun sampai detik-detik terakhir ibu Ainun masuk ke alam dan dimensi barunya, begitu yang dikatakan pak Habibie.
Ibu Ainun adalah sosok istri yang patut dikagumi. Cerdas, cantik, dan terpelajar. Tidak jarang banyak anak muda yang sekarang berkata pada pasangannya “Maukah kau menjadi Ainun?”

:')

Banyak yang menginginkan kisah percintaan seperti Ainun dan Habibie.
Pada bab terakhir saya sangat tersentuh dengan isinya.Habibie dengan setia tak pernah meninggalkan Bu Ainun kecuali ke kamar kecil atau jika dia yg diperiksa, minimal mereka akan selalu “tetap satu atap”.
Satu jiwa mereka seakan sudah dan selalu ada komunikasi telepati. Begitu keduanya merasa saling menghayati pikiran dan prasaan masing-masing. Habibie menyertai dengan doanya dengan getaran nurani. Dan Ainun selalu memberikan senyum yang memukau dan merindukan.
Kriteria satu atap ini disaat pemakaman, Habibie mengatakan “Ainun jiwa, roh, batin, dan nurani kita sudah manunggal dan atap kita bersama adalah langit alam semesta. Karena itu Ainun tetap berada disamping saya dan saya disamping Ainun, dimana saja kami sedang berada sepanjang masa”
Dan pada akhir bukunya ini, beliau menuliskan satu doa yang disebut dengan Manunggal. Saya sangat kagum dengan puisi beliau yang sangat indah. Berikut akan saya tampilkan puisi doa yang sangat menyentuh.

Allah, lindungilah kami
Dari segala gangguan, godaan dan kejahatan
Yang datang dari luar dan dari dalam
Mencemari yang Engkau tanam di diri kami, Bibit Cinta
Cinta, Murni, Suci, Sejati, Sempurna, dan Abadi
Sepanjang masa, kami siram tiap saat dengan kasih sayang
Kami bernaung dan berlindung di bawah Bibit Cinta ini
Cinta yang telah menjadikan kami Manunggal
Manunggal jiwa, roh, batin dan nurani kami
Sepanjang masa, sampai akhirat
Terima kasih Allah, Engkau telah pisahkan kami
Sementara berada dalam keadaan berbeda
Istriku Ainun dalam dimensi baru dan alam baru
Saya dalam dimensi alam Dunia
Terima kasih Allah, sebelum kami dipisahkan
Engkau telah jadikan kami manunggal
Saya manunggal dengan Ainun sepanjang masa
Memperbaiki, menyempurnakan dan menyelesaikan
Rumah kami di Alam Dunia sesuai keinginanMu
Ainun manunggal dengan saya sepanjang masa
Membangun “raga” kami abadi di Alam Baru
Murni, Suci, dan Sempurna sesuai dengan keinginanMu
Terima kasih Allah, Engkau telah menjadikan bibit
CintaMu ini
paling Murni, Paling Suci, Paling Sejati dan Paling Sempurna
Sifat ini di seluruh Alam Semesta hanya mungkin dimiliki Engkau
Jika sampai waktunya
Tugas kami di Alam Dunia dan Di Alam Baru selesai
Tempatkan kami Manunggal di sisiMu
Karena Cinta Murni, Suci, Sejati, Sempurna dan Abadi
Dalam “raga” yang abadi, dibangun Ainun yang manunggal
dengan saya sesuai kehendakMu di Alam Baru sepanjang masa
Jiwa, Roh, Batin, “Raga” dan nurani kami, Abadi sampai Akhirat


terharu saya membaca ini :') saya yakin, siapapun yang membaca ini yang ada hanya gambaran sebuah kesetiaan yang luar biasa, ketulusan cinta murni yang benar-benar mengharukan :')

Minggu, 26 Desember 2010

Jurnal dan Aku :)

Oke, aku mau share sm kalian tentang pengalamanku di bidang ini. Yak JURNALISTIK :D

First, apa sih jurnalistik itu? Jurnalistik adalah proses kegiatan mengolah, menulis, dan menyebarluaskan berita dan opini melalui media massa.

Journalism is the craft of conveying news, descriptive material and comment via a widening spectrum of media. These include newspapers, magazines, radio and television, the internet and even, more recently, the cellphone

Journalism ambraces all the forms in which and trough which the news and moment on the news reach the public. (F. Fraser Bond).

Hmm, jurnal itu kehidupanku *ceileh
Awalnya dimulai dari sebuah ekskul di Junior High School 3 Malang saya memulai hobi saya di bidang jurnalistik. Sebenernya nggak ada niatan buat ikut ekskul ini, Aku tertarik sih dulu, Cuma masi malu-malu gmna gitu haha. Back to topic, aku diajak sama arip buat ikut ekskul ini kelas 7 semester 2. Ohya Arip itu temenku cowo, bisa dibilang sohib hahaha, aku kenal dia pas kelas 7, krn kita sekelas :D

Pas awal masuk jurnal, aku gatau mau ngpain ? -,- TAPI seiring berjalannya waktu *halah , Aku diajari sama senior2ku + pak Arifin , guru jurnal . Aku pun mulai mencintai yg namanya JURNAL :*

Terus, waktu itu ada pemilihan buat ikut lomba mading 2D B-O Fest di Bhawikarsu School Malang, nah waktu itu kelompokku Arip sama Disma. Aku inget tuh madding kita yang buat pemilihan judulnya SAMPAH. *gak elit haha, tapi kita berhasil lolos seleksi itu YES !

Waktu Lomba, sebulan sebelumnya kan kita uda nyiapin bahan, pas hari H udah siap jadi, dan mading ku dengan tema teknologi alternatif berhasil jadi juara 2 Alhamdulillah .

(Aku udah ngabadiin fotonya di kamera hape, dan hapeku yang itu ilang, otomatis? Ya, votonya juga kabur :’( ) *semoga temen saya yg lain masi punya arsipnya :D

Aku jadi redaksi majalah sekolah tahun 2009-2010, dan artikelku masuk majalah itu loh *kebanggaaan tersindiri hihi

Narsis dikit gapapa dong? :D

Terus masi banyak lagi deh, aku ikut ngliput pertandingan bola, wawancara, nulis puisi, aku juga njbat sbg ketua dua ekskul jurnalistik taun 2009-2010 *ga pntng wkwk, dsb

Ohya, akup punya arsip voto madingku yang kelompokan sama disa, tara + arif. Cuma kami gagal jadi juara. Gapapa. I Don’t Give Up !

Ini lo madingnya pas itu


Kayanya segini aja cukup ya? Hehe. Soalnya kalo cuapcuap ttg jurnal itu ngga akan ada habisnya :D
Mnrutku jurnal itu sulit,
Why?
Soalnya menggabungkan antara fotografi, wawancara, nulis, mbaca, dll aspek yg ada di jurnal, itu yg masih belum bisa tak kuasai.

Aku nulis ini, Cuma karena aku pengen jurnal jadi bagian hidupku. Itu aja ngga muluk2 :)

Too far to be a good journalist, but I'm sure, positive thinking will bring it all becomes real :)

Sabtu, 18 Desember 2010

about my name :p


Nuke Kristriyanto Puteri

what do you think about those words?
freak, isn't it?
thank you for my dad n my mom for giving me this name

nama inilah yang membuat saya tenar *gaya
tapi saya akui nama ini pasti membawa lucky, amin
dari tk , sd sampe smp yang namanya nuke cuma saya .
hanya ada satu yang bernama NUKE , NUKE dan NUKE huahaha XD

hmm, narsis dikit gapapa ya ?

enak ato ngga enaknya punya nama itu tergantung orangnya (?)
well, saya sih asyik2 aja sama nama saya :D

katanya 'kristriyanto' itu identik sama nama cowok .
OHYA ? >< SAYA CEWEK TULEN ! misalnya ya pas sd ada teman laki-laki saya nyeletuk saat guru kelas lagi ngabsen xxx : kristriyanto ? haha kaya nama cowok ! aku : biarin aja ! (tampang polos anak sd) xxx : knapa nggak kristriyanti ? aku : eh yang kasi nama tuh bapak ibuk gue ya terserah dong , sirik aja lu ! (sayangnya saya dulu kagak ngomong gitu) -,- huoo , jadi bicarain orang nih :P uda dulu deh nanti kalo saya ngomong lagi takutnya yang baca tambah ngefans sama yang punya blog (hahaha kan aku jadi sungkan sama yang lain -__________________-) bye bye ^^ http://www.emocutez.com


IKHLAS :)

Hujan rintik-rintik membasahi bumi, udara berhembus terasa segar. Seorang pemuda telah selesai menunaikan sholat dzuhur berjamaah di masjid. Pandangannya menyapu ke arah halaman masjid, tidak jauh darinya ada seorang perempuan tua yang duduk ditengah lapangan menarik perhatiannya. Tiba-tiba sebuah tas kecil dari tempat nenek itu terbang tertiup angin kencang. Segera pemuda itu memperhatikan teriakan nenek itu minta tolong, ingin tasnya diambilkan.

Merasa terpanggil pemuda itu segera berlari mengejar tas kecil, terlihat tas itu telah melesat jauh, dia berlari dengan terengah-engah kelelahan. Berlarilah pemuda itu sekuat tenaga dan tas kecil itu berhasil juga dipegangnya. Nampak keringat bercucuran, dengan hati penuh kebahagiaan dia berlari kecil mengantarkan tas kecil. Terlintas didalam hatinya lelah yang dirasakan tentunya akan disambut dengan senyuman dan ucapan terima kasih sang nenek sudah cukup sebagai balasan atas kebaikan yang telah dilakukannya.

Namun diluar didugaannya, sang nenek segera merebut tas kecil itu dan membalikkan tubuhnya dengan wajah yang cemberut, sepintas seperti marah. Pemuda terkejut bukan main. Jangankan senyuman dan ucapan terima kasih, wajah ramahpun tidak terlihat. Pemuda itu kebingungan. ‘Apa dosaku ya?’ ucapnya lirih. Dia tak bisa bergerak, malu, kesal, kecewa tercampur aduk.

Berkali-kali pemuda istighfar, siang itu dirinya menemukan pelajaran yaitu makna ikhlas. Ya tentang keikhlasan. Keikhlasan berarti tidak pernah berharap apapun, bahkan balasan walaupun berupa senyuman dari yang kita perbuat. Lakukanlah segala perbuatan baik semata-mata karena Allah. Itulah yang disebut dengan ikhlas. Siang itu dihalaman masjid, pemuda itu mendapatkan pelajaran bahwa ikhlas itu indah.

‘Dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka, tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakan.’ (QS. At-Thuur : 21).


sumber : ferdiansyah

Mawar di hati kita :)


Suatu ketika, ada seseorang pemuda yang mempunyai sebuah bibit mawar. Ia ingin sekali menanam mawar itu di kebun belakang rumahnya. Pupuk dan sekop kecil telah disiapkan. Bergegas, disiapkannya pula pot kecil tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Dipilihnya pot yang terbaik, dan diletakkan pot itu di sudut yang cukup mendapat sinar matahari. Ia berharap, bibit ini dapat tumbuh dengan sempurna.

Disiraminya bibit mawar itu setiap hari. Dengan tekun, dirawatnya pohon itu. Tak lupa, jika ada rumput yang menganggu, segera disianginya agar terhindar dari kekurangan makanan. Beberapa waktu kemudian, mulailah tumbuh kuncup bunga itu. Kelopaknya tampak mulai merekah, walau warnanya belum terlihat sempurna. Pemuda ini pun senang, kerja kerasnya mulai membuahkan hasil.

Diselidikinya bunga itu dengan hati-hati. Ia tampak heran, sebab tumbuh pula
duri-duri kecil yang menutupi tangkai-tangkainya. Ia menyesalkan mengapa
duri-duri tajam itu muncul bersamaan dengan merekahnya bunga yang indah ini. Tentu, duri-duri itu akan menganggu keindahan mawar-mawar miliknya.

Sang pemuda tampak bergumam dalam hati, “Mengapa dari bunga seindah ini, tumbuh banyak sekali duri yang tajam? Tentu hal ini akan menyulitkanku untuk merawatnya nanti. Setiap kali kurapihkan, selalu saja tanganku terluka. Selalu saja ada ada bagian dari kulitku yang tergores. Ah pekerjaan ini hanya membuatku sakit. Aku tak akan membiarkan tanganku berdarah karena duri-duri penganggu ini.”

Lama kelamaan, pemuda ini tampak enggan untuk memperhatikan mawar miliknya. Ia mulai tak peduli. Mawar itu tak pernah disirami lagi setiap pagi dan petang. Dibiarkannya rumput-rumput yang menganggu pertumbuhan mawar itu. Kelopaknya yang dahulu mulai merekah, kini tampak merona sayu. Daun-daun yang tumbuh di setiap tangkai pun mulai jatuh satu-persatu. Akhirnya, sebelum berkembang dengan sempurna, bunga itu pun meranggas dan layu.

=====

Sahabat, kisah tadi memang sudah selesai. Tapi, ada ada satu pesan moral yang bisa kita raih didalamnya. Jiwa manusia, adalah juga seperti kisah tadi. Di dalam setiap jiwa, selalu ada ‘mawar’ yang tertanam. Allah lah yang meletakkan kemuliaan itu di setiap kalbu kita. Layaknya taman-taman berbunga, sesungguhnya di dalam jiwa kita, juga ada tunas mawar dan duri yang akan merekah.

Namun sayang, ada sebagian dari kita yang hanya melihat “duri” yang tumbuh. Merasakan hanya kelemahan yang ada pada dirinya. Merasa hanya menjadi beban bagi orang lain. Banyak dari saudara kita yang hanya melihat sisi buruk, sehingga dalam menjalani kehidupan ini dipenuhi dengan kepesimisan seolah menolak keberadaan mereka sendiri. Saudara kita itu sering kecewa dengan dirinya dan tidak mau menerimanya. Mereka berpikir bahwa hanya hal-hal yang melukai yang akan tumbuh dari nya. Sehingga menolak untuk “menyirami” hal-hal baik yang sebenarnya telah adadan tak pernah memahami potensi yang dimilikinya.

Mereka juga sebenarnya memiliki mawar yang indah di dalam jiwa. Banyak orang yang tak menyadari, adanya mawar itu.

Sahabat, jika kita bisa menemukan “mawar-mawar” indah yang tumbuh dalam jiwa itu,
kita akan dapat mengabaikan duri-duri yang muncul. Kita, akan terpacu untuk
membuatnya merekah, dan terus merekah hingga berpuluh-puluh tunas baru akan muncul. Pada setiap tunas itu, akan berbuah tunas-tunas kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, yang akan memenuhi taman-taman jiwa kita. Kenikmatan yang terindah adalah saat kita berhasil untuk menunjukkan pada mereka akan keberadaan mawar-mawar itu, dan mengabaikan duri-duri yang muncul.

Semerbak harumn mawar pada hati mereka akan menghiasi hari-hari kita. Aroma keindahan yang ditawarkannya, adalah layaknya ketenangan air telaga yang menenangkan keruwetan hati. Mari, kita temukan “mawar-mawar” ketenangan, kebahagiaan, kedamaian itu dalam jiwa-jiwa kita, dan kembali kita bagikan pada mereka yang merasa tersisih dan tersingkir. Mungkin, ya, mungkin, kita akan juga berjumpa dengan onak dan duri, tapi janganlah itu membuat kita berputus asa. Mungkin, tangan-tangan kita akan tergores dan terluka, tapi janganlah itu membuat kita bersedih nestapa. Kebahagiaan kita adalah saat kita menemukan mereka, jiwa-jiwa yang tersisih, jiwa-jiwa yang pesimis, tersenyum bahagia, seolah menemukan udara disaat mereka akan kehabisan oksigen.

Sabtu, 04 Desember 2010

News : Ada Apa dengan The Secret ?


Sampai sekarang, DVD maupun buku The Secret masih banyak dibicarakan. Buku-buku “me too” atau buku lain yang senada masih bermunculan. Ada apa dengan The Secret? Saya membeli bukunya, saya menonton Videonya. Dan saya mengambil hikmah dari The Secret. Isinya memang bagus dan menginspirasi. Pertanyaan, apakah isinya benar?
Dalam buku tersebut, disebutkan ada sebuah hukum yang di sebut dengan Law of Attraction. Suatu hukum yang menjelaskan bahwa pikiran kita bisa menarik apa yang kita pikirkan. Saya tidak menolak 100% konsep ini dan tidak juga menerima 100%, namun saya mengambil hikmah dari buku ini.
Seperti dijelaskan dalam ebook saya Beautiful Mind, bahwa hukum ketertarikan ini bisa dijelaskan dengan beberapa teori. Namun terlepas teori mana yang benar atau apakah konsep ini benar atau tidak, saat kita memikirkan tujuan kita, apalagi diiringi dengan emosi melalui visualisasi, tetap saja bermanfaat untuk meraih apa yang kita kita inginkan.
Silahkan Anda visualisasikan visi Anda. Jika law of attraction itu benar, tentu aktivitas ini akan mengaktifkan hukum tersebut. Jika tidak benar, tetap saja visualisasi bermanfaat dalam meraih apa yang kita inginkan. Konsep dan cara visualisasi sudah dibahas secara lengkap dalam ebook Beautiful Mind.
Yang ingin saya sampaikan disini ialah, kita tidak perlu menolak mentah-mentah apa yang disampaikan dalam buku atau DVD tersebut. Saya yakin banyak benarnya dan membawa akibat baik. Namun, tetap saja kita pun perlu menyaring informasi yang ada dari buku dan DVD tersebut sebab yang menulisnya tidak mengerti akidah yang lurus. Jika kita menerima begitu saja, memang bisa menggelincirkan akidah kita.
Hikmah yang bisa saya ambil dari The Secret adalah tentang harapan, fokus pada kebaikan, dan bersyukur. Kemudian pelajaran tentang be, do, have. Saya sudah membahasnya tentang Be Do Have pada dua arikel, disini dan disini. Kesimpulannya ialah jangan menolak mentah-mentah karena masih ada hikmah yang bisa kita ambil dan jangan pula menerima secara utuh sebab belum tentu nilai-nilainya sesuai dengan nilai yang kita anut (nilai Islam).

Rabu, 17 November 2010

Mengatasi rasa takut ..

Mengatasi takut adalah hal yang penting kita lakukan, sebab jika takut dibiarkan, dia akan menghalangi kita untuk bertindak. Tidak bertindak, artinya tidak ada sukses.

Takut adalah kondisi emosi negatif yang paling merusak. Tentu saja takut bertindak dan takut menggapai hasil yang besar. Sumber takut adalah kegagalan dan kehilangan.
Orang yang dikuasai oleh rasa takut, dia tidak akan pernah mencoba. Jika dia tidak pernah mencoba, maka dia tidak memiliki peluang sukses. Bagaimana akan sukses jika tidak memiliki peluang?

Hanya ada satu takut yang baik dan bahkan harus kita miliki. Yaitu takut kepada Allah. Tetapi kita tidak sedang berbicara hal ini, kita sedang membahas takut kepada selain Allah yang akan merusak sukses kita.

Penyebab Takut

Takut disebabkan oleh sesuatu yang mungkin mengakibatkan hal yang buruk dan kita tidak bisa mengatasinya. Yang ditakutkan saat mau memulai bisnis ialah gagal, kemudian kehilangan uang, dan hidup akan hancur sementara dia tidak bisa mengatasi kehancuran tersebut.
Orang akan takut berbicara di depan publik. Yang dia takutkan adalah saat dia berbuat salah dan kesalahannya menjadikan dia orang yang dianggap buruk oleh orang lain. Dan, dia tidak bisa mengatasi anggapan ini.
Takut disebabkan karena adanya kemungkinan buruk dan dia merasa tidak mampu mengatasi akibat buruk tersebut.

Cara Mengatasi Takut

Kata kunci yang membuat seseorang takut ialah kemungkinan akibat buruk dan persepsi terhadap kemampuan dirinya. Bayangan akibat buruk disebabkan oleh pikiran negatif, prasangka, melebih-lebihkan, dan generalisasi. Sering kali, kita terlalu mendramatisir akibat buruk itu. Dengan berpikir positif dan berpikir jernih, sering kali apa yang menakutkan itu tidaklah seseram yang dibayangkan.
Teknik pertama untuk mengatasi rasa takut ialah cobalah tulis kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Berpikirlah dengan jernih, tanyakan:

* Benarkan akibatnya akan seburuk itu? Bisa jadi tidak. Coba lihat orang lain yang pernah mengalami. Carilah banyak rujukan, jangan hanya satu saja.
* Saat Anda sudah menemukan kemungkinan akibat buruk, hasil pemikiran yang jernih, periksa apakah Anda akan sanggup mengatasinya? Jika sanggup, apa yang perlu ditakutkan? Ambillah tindakan.

Bagaimana jika kita ternyata tidak akan sanggup mengatasi akibat buruk? Kata siapa? Itu bisa saja hanya persepsi Anda saja. Jika Anda merasa tidak sanggup sebelum mencoba, artinya kepercayaan diri Anda memiliki masalah. Anda perlu meningkatkan kepercayaan diri. Setelah Anda memiliki kepercayaan diri yang cukup, Anda akan yakin mampu mengatasi masalah, dan keberanian Anda akan muncul. Anda akan mampu mengatasi rasa takut.
Semua orang sebenarnya memiliki rasa takut. Mengatasi rasa takut bukan berarti menghilangkan ketakutan sama sekali. Rasa takut itu mungkin tetap ada, tetapi Anda akan tetap bertindak karena Anda yakin mampu mengatasi akibatnya.
Jadi, untuk mengatasi takut, langkah pertamanya ialah jangan lebay dech… biasa-biasa saja terhadap kemungkinan buruk yang akan terjadi. Berpikirlah positif dan jernih. Yang kedua bangunlah kepercayaan diri Anda bahwa Anda akan melakukannya dengan baik dan mampu mengatasi akibatnya. Kunci mengatasi takut ialah berpikir positif dan percaya diri.

Kesabaran dan Perjuangan :)

Hidup adalah perjuangan. Itu kata orang. Memang benar, dalam hidup akan penuh dengan perjuangan. Terutama bagi mereka yang memiliki cita-cita besar, baik cita-cita pribadi maupun cita-cita dalam dakwah. Bagi mereka yang tidak memiliki cita-cita besar, tidak akan mampu melihat bahwa hidup penuh dengan perjuangan. Yang ada di depan mereka hanyalah bagaimana mencari kesenangan belaka.

Jika Anda merasa bahwa hidup penuh tantangan, halangan, rintangan, dan ujian, artinya hidup Anda memang penuh perjuangan. Anda termasuk orang yang memiliki cita-cita yang tinggi, baik meraih pencapaian yang besar maupun melepaskan diri dari masalah besar yang menghimpit. Satu hal yang diperlukan dalam perjuangan adalah kesabaran.
Apa Itu Kesabaran?

Secara singkat, sabar bisa didefinisikan sebagai ridha, tenang, teguh, dan yakin. Sabar bukan berarti diam dan menyerah. Justru orang yang diam dan menyerah bertolak belakang dengan definisi sabar. Rasulullah saw adalah orang yang paling sabar dan selalu sabar, tetapi beliau tetap berperang, tenang saat menghadapi tekanan, dan yakin bahwa kemenangan akan dicapai.

Amru bin Usman mengatakan, bahwa sabar adalah keteguhan bersama Allah, menerima ujian dari-Nya dengan lapang dan tenang. Hal senada juga dikemukakan oleh Imam Al-Khawas, “Sabar adalah refleksi keteguhan untuk merealisasikan Al-Qur’an dan sunnah. Sehingga sabar tidak identik dengan kepasrahan dan ketidakmampuan. Rasulullah saw. memerintahkan umatnya untuk sabar ketika berjihad. Padahal jihad adalah memerangi musuh-musuh Allah, yang klimaksnya adalah menggunakan senjata (perang).” [Sumber: Dakwatuna.com]

Anda tidak akan pernah mencapai 1.000 langkah jika Anda kehilangan kesabaran di tengah jalan. Perjuangan akan memberikan hasil, dan pasti akan memberikan hasil, jika diiringi dengan kesabaran. Namun, pada kenyataanya, kesabaran sering kali melemah. Saat 100 langkah sudah berlalu, rasa letih mulai menghinggapi diri, maka kesabaran bisa saja berangsur turun. Sampai-sampai, orang yang lemah kesabarannya mengatakan bahwa sabar ada batasnya. Sabar terasa begitu sulit.

Memang benar, sabar itu berat. Bagi kebanyakan orang, sabar itu memang berat, kecuali bagi mereka yang khusyuk.

Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) salat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS. Al Baqarah:45-46)

Sabar menghadapi kesulitan dan mengerjakan shalat memang berat bagi orang yang tidak khusyuk. Ayat diatas pun menjelaskan kepada kita apa makna khusyuk tersebut (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.

Kata kuncinya dikata “meyakini”. Meyakini bahwa mereka akan menemui Allah dan mereka akan kembali kepada-Nya. Keyakinan ini, akan menjadikan merekan memiliki cara pandang bahwa nilai dan harga dunia seluruhnya adalah menjadi kecil. Jika seluruh dunia saja kecil, apalagi masalah yang kita hadapi menjadi lebih kecil lagi.
Agar Kesabaran Tetap Ada

Karena itulah, selain sabar, kita pun diperintahkan meminta pertolongan melalui shalat. Shalat adalah penolong yang tidak akan hilang dan bekal yang tidak ada habisnya. Sabar adalah masalah hati, sementara shalat adalah cara agar kita terus memperbaharui hati kita. Dengan shalat, kita yang lemah ini, akan terhubungan dengan Allah Yang Mahakuat dan Mahakuasa. Jelas sudah, bahwa shalat akan menaikan kembali kesabaran kita.
Allah Bersama Orang-orang Yang Sabar

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqarah:153)

Allah bersama-sama orang yang sabar, menguatkan, memantapkan, meneguhkan, mengawasi, dan menghibur mereka. Allah sebagai tempat bergantung, sehingga kita akan terlepas dari keputus-asaan saat menjalani perjuangan.

Hidup memang penuh dengan perjuangan, tetapi selama kita bersabar kita tidak perlu takut karena Allah bersama orang-orang yang sabar.

(oleh : Mr Rahmat Mr Power)

Senin, 08 November 2010

Ketenangan hidup :))

Ilmu fisika, biologi, falak, dan kimia telah menunjukan kepada kita bahwa dunia diciptakan dengan aturan-aturan dan ukuran-ukuran yang rapi. Tidak ada tempat bagi sesuatu yang terjadi secara kebetulan, semua berjalan mengikuti hukum-hukum yang telah Allah ciptakan di alam semesta ini.
“… dan, Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.” (QS Al Furqaan:2)
“Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.” (QS Al Qamar:49)
Dan, tentu saja Allah menciptakan semua ini bukan tanpa tujuan. Tidak mungkin tanpa tujuan. Pasti, akan selalu ada hikmah di balik semua penciptaan ini.Namun, keyakinan akan semua hikmah ini, bukan berarti kita akan mengetahuinya. Karena keterbatasan ilmu manusia, bisa saja hikmah-hikmah itu masih tersembunyi, tidak terungkap oleh pandangan manusia yang terbatas ini.
“… mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. ” (QS. An Nisaa’:19)
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah:216)
Dan, saya yakin bahwa keterbatasan ini pun memberikan hikmah yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Tidak semuanya harus ada jawaban, yang perlu kita yakini adalah semuanya demi kebaikan kita. Dalilnya sudah jelas dan sudah kita hafal bahwa Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Kadang kita berusaha keras, namun hasil seolah tidak kunjung datang. Saya kata seolah sebab itu hanyalah pandangan kita yang terbatas. Strategi, taktik, dan rencana matang tidak selamanya akan menghasilkan sesuatu yang sesuai dengan keinginan kita. Bisa jadi, Allah telah menyiapkan yang lain yang pastinya akan lebih baik dari itu.
“… Kamu tidak mengetahui barangkali Allah mengadakan sesudah itu sesuatu hal yang baru.” (QS Ath Thalaaq:1)
“Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam. (At Takwir:29)
Jika saya berikhtiar itu semata-mata karena memenuhi perintah Allah. Manusia hanya berusaha, sedangkan Allah yang menentukan akibat dan hasilnya. Dan saya merasa yakin bahwa akibat dan hasil yang dipilihkan Allah bagi saya adalah yang terbaik bagi saya.
Jika demikian, mengapa kita harus takut dan khawatir dalam menjalani hidup? Bukankah semuanya untuk kebaikan kita sendiri. Pahit mungkin terasa pahit yang kita alami. Kita tidak menyukai. Kita membencinya. Padahal boleh jadi itu yang terbaik bagi kita.
Ya Allah, ampunilah hamba-Mu ini. Yang sering mengeluh dengan pemberian-Mu. Yang sering lupa bahwa Engkau memberikan yang terbaik.
Mudah-mudahan, mulai detik ini saya merasa tentram terhadap rahmat Allah, keadilan-Nya, kebijaksanaan-Nya, dan ilmu-Nya. Hidup yang lebih tenang karena “melihat” peran Allah dalam setiap peristiwa dan setiap urusan. Hidup yang tenang, karena hidup dalam lindungan dan pemeliharaan Allah.

(CTA Plugin)

Sabtu, 30 Oktober 2010

Jangan berhenti karena susah ..

Ada seseorang yang susah bangkit dari keterpurukan setelah di PHK. Dia mau mencari kerja, umur sudah tidak muda lagi. Dia mau menjalankan bisnis, tetapi sudah berkali-kali mencoba tidak ada satu pun yang berjalan terus. Dia selalu berhenti di tengah jalan.
Apa yang menjadikan dia selalu berhenti? Sederhana, karena dia begitu akrab dengan kata susah atau sulit. Dia berkata bahwa dia sudah berusaha, tapi ternyata sulit. “Ternyata susah juga untuk membangun bisnis.” Dan berbagai komentar lainnya yang bernada sulit.

Dia meminta nasihat kepada saya. Saya berikan beberapa nasihat. Apa jawabannya? Tidak lepas dari dua kata itu:
“Susah.”
“Sulit.”

Saya mencoba untuk memberikan inspirasi yang bercerita tentang seseorang yang berhasil membangun bisnis dengan berawal 1 buah gerobak bakso menjadi ratusan gerobak bakso. Saya jelaskan kalau orang ini merangkak dari nol dan sampai akhirnya berhasil.
Apa reaksi dia? Dia berkata:
“Saya sering mendengar cerita keberhasilan. Tapi sayang tidak diceritakan susahnya membangun bisnis.”
Dia terus berkata susah, sulit, susah, sulit, tidak mudah, dan sebagainya. Banyak orang yang seperti ini!
Jika Anda termasuk orang yang seperti ini, saya mau bertanya.
“Memang susah. Memang tidak mudah. Memang sulit. Lalu?”
Sahabat, coba pikirkan. Jika bisnis itu mudah. Tentu akan banyak sekali orang yang berbisnis dan kaya raya. Pada kenyataanya memang sedikit sekali orang yang mau berbisnis dan bertahan di bisnis. Karena memang, bisnis itu susah, bisnis itu sulit, dan perlu kerja keras untuk menjalankannya. Bisnis memang hanya untuk orang yang berani, tekun, sabar, dan mau kerja keras sampai berhasil.
Sekarang, pilihan Anda. Apakah mau melewati masa susah membangun bisnis atau tidak?
Jika Anda punya kemauan, maka ambillah tindakan. Jika susah, Anda bisa belajar. Jika tidak tahu, Anda bisa mencari tahu. Jika lama, Anda bisa bersabar. Jika tidak punya modal, Anda bisa mencari modal. Jika tidak bisa mencari modal, Anda bisa belajar mencari modal. Allah sudah memberikan potensi kepada Anda. Anda punya hati, Anda punya akal, dan Anda punya energi. Gunakanlah.

Memang akan banyak menghadapi masalah. Tapi Allah sudah memberikan akal kepada kita untuk mengatasi masalah. Memang perlu kerja keras, tapi Allah sudah memberikan tangan dan kaki kepada kita untuk bekerja keras. Allah sudah memberikan sistem pencernaan yang bisa mengubah makanan menjadi energi. Apa lagi yang kurang?
Sahabat, jangan berhenti karena susah. Kita sudah diberik potensi yang dahsyat oleh Allah untuk mengatasi kesulitan yang kita hadapi. Kesulitan memang untuk kita hadapi, untuk kita lewati, sebab kemudahan akan datang setelah kesulitan.
“Kelapangan itu (datang) setelah kesempitan serta bahwa kemudahan itu (datang) setelah kesulitan.” (HR Ahmad)
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Alam Nasyrah:5-6)
Sahabat, semua orang sukses pernah mengalami masa-masa susah. Mereka menghadapi kesulitan seperti kita. Hanya saja, mereka tidak berhenti. Oleh karena itu, kita pun sama, jangan berhenti karena susah.

Minggu, 17 Oktober 2010

Arti sebuah perhatian :)

Ada sebuah hal kecil, semua orang memiliki hal ini dan Anda bisa mengubah hidup Anda dengan ini. Termasuk Anda. Jika Anda menggunakannya dengan baik, maka hal kecil ini akan mengubah hidup Anda. Mengabaikan hal ini, artinya kita membiarkan diri terombang-ambing oleh arus kehidupan tanpa memiliki kendali apa yang ada di dalam diri sendiri.
Jika Anda mengabaikan hal ini, Anda akan mengabaikan hal lain. Termasuk mengabaikan hal penting dalam hidup Anda. Mengabaikan potensi yang Anda miliki. Mengabaikan orang lain yang Anda sayangi dan mengabaikan hal penting lainnya. Masalahnya, banyak orang yang mengabaikan hal ini. Jangan sampai Anda seperti mereka.

Apakah hal kecil itu? Hal kecil itu adalah perhatian.

Apa yang salah dengan kebanyakan orang?
Banyak orang yang tidak mau/mampu mengendalikan perhatiannya dengan benar-benar. Perhatian mereka sangat ditentukan oleh kondisi di luar diri mereka. Oleh sesuatu yang kontras dan mengagetkan yang datang dari linkungan atau kondisi.
Atau ada juga orang yang semuanya diperhatikan. Ini juga tidak baik karena akan menjadikan pikiran kita kehilangan fokus.
Yang kita perlukan ialah bagaimana kita mengendalikan perhatian sehingga bisa mendukung apa yang kita inginkan. Kita, harus secara sadar mengarahkan fokus pikiran kepada hal yang memang diperlukan.

Studi Kasus Mengubah Hidup :

1.Empati dan persaudaraan tidak akan muncul tanpa perhatian kepada orang-orang di sekitarnya.
2.Orang yang rendah diri, adalah orang yang kurang memperhatikan potensi dirinya. Perhatian dia malah terarah kepada hal negatif tentang dirinya dan opini orang lain.
3.Anak-anak broken home adalah mereka yang merasa (atau memang benar) kurang perhatian dari orang tuanya.
4.Seseorang akan mengabaikan bakat luar biasa yang dimilikinya jika dia tidak menaruh perhatian terhadap bakat yang dimilikinya.

Intinya: sesuatu hal seolah tidak ada jika kita tidak memperhatikannya. Jika tidak ada tidak akan memberikan manfaat. Orang yang tidak suka bersyukur, karena dia tidak pernah memperhatikan nikmat yang dia miliki.

Kalau begitu, “perhatian” itu bukan “hal kecil”? Tentu saja, perhatian adalah hal besar, yang mempengaruhi kehidupan Anda. hanya saja, banyak orang yang mengecilkan artinya.

Minggu, 03 Oktober 2010

Syukurilah Hidup :)

Suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri. Karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.
Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu Yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu .
Kekasihnya bertanya kepada gadisnya itu , ” sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta. Dan dia menolak untuk menikahi si pria pacar-nya itu yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta matanya.
Dan akhirnya si Pria kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu, “tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan kepadamu.”
* * * * *
Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan kemiskinannya.
Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.
Hidup adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia.

Rabu, 15 September 2010

HMMM :)

• Tuhan memberikan kita dua tangan, dua kaki, dua mata untuk kita. Namun mengapa Tuhan hanya menganugerahkan kita satu hati? Karena Tuhan menganugerahkan sekeping hati lagi pada orang lain, dan hati itulah yang akan kita cari .
• Cinta dapat melunakkan besi, mematahkan baja. Cinta mampu membuat yang lemah menjadi yang kuat. Cinta dapat membuat budak menjadi pemimpin. Itulah kekuatan cinta.
• Kita mendapat cinta yang salah sebelum datang cinta yang sesungguhnya. Maka bersyukurlah atas karunia itu.
• Cinta datang pada saat yang tidak terduga .. Pada tempat yang tidak terduga .. Dan pada orang yang tidak terduga .. Cinta adalah hal yang tidak bisa dilihat tetapi bisa dirasakan oleh orang yang mengerti arti cinta.

• Cinta dapat memberikan warna pada jiwa yang kelam. Cinta mampu menumbuhkan bibit baru dalam ladang yang gersang. Di situlah kehebatan cinta.

• Cinta datang pada tempat yang tidak dipaksakan. Maka biarlah cinta mengalir pada tempat yang tidak dipaksakan. Jangan membuat cinta itu bosan datang pada dirimu dengan kamu memaksakannya.

• Cinta adalah anugerah maka bersyurlah jika cinta itu datang.
• Cinta adalah kebahagiaan, maka jika cinta tidak bahagia, jangan sebut itu cinta.
• Cinta bukanlah masa lalu yang ingin terus diungkit, cinta adalah bagaimana terus melangkah tanpa melihat masa lalu.
• Cinta tidak akan pernah hilang dan selalu ada di setiap hati orang yang mengerti akannya.

• Cinta akan membawa kita ke dalam hal positif jika kita mengerti penafsiran cinta yang sebenarnya. Cinta kepada orang tua, cinta kepada sesama. Yes, The miracles of love.